Crojobs

LATIHAN SOAL TWK UUD 1945 CPNS KUMPULAN SOAL DAN PEMBAHASAN TERLENGKAP

LATIHAN SOAL TWK UUD 1945 CPNS: KUMPULAN SOAL DAN PEMBAHASAN TERLENGKAP

LATIHAN SOAL TWK UUD 1945 CPNS: KUMPULAN SOAL DAN PEMBAHASAN TERLENGKAP

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) merupakan salah satu bagian penting dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS. Di antara materi TWK, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjadi topik yang paling sering muncul dan memiliki bobot strategis. Banyak peserta gagal meraih nilai maksimal karena kurang latihan soal dan belum memahami konteks pasal secara utuh.

Artikel ini menyajikan latihan soal TWK UUD 1945 CPNS yang disusun sistematis, lengkap dengan pembahasan mendalam agar kamu tidak hanya hafal pasal, tetapi juga paham maknanya. Kamu juga bisa langsung ikut kelas Gratis by Crojobs disini atau langsung bisa hubungi disini


Pentingnya Menguasai Materi UUD 1945 dalam TWK CPNS

Materi UUD 1945 dalam TWK bertujuan menilai:

  • Pemahaman dasar konstitusi negara
  • Sikap kebangsaan dan kenegaraan
  • Kesiapan menjadi ASN yang taat hukum
  • Kemampuan menerapkan nilai konstitusi dalam kehidupan berbangsa

Soal TWK tidak hanya menanyakan bunyi pasal, tetapi juga makna, tujuan, dan penerapannya.


Pola Soal TWK UUD 1945 yang Sering Muncul

Soal TWK UUD 1945 biasanya mencakup:

  • Kedudukan dan fungsi UUD 1945
  • Pembukaan UUD 1945
  • Pasal-pasal penting
  • Perubahan (amandemen) UUD 1945
  • Hubungan UUD 1945 dengan lembaga negara

Latihan soal secara rutin membantu mengenali pola ini.


Kumpulan Latihan Soal TWK UUD 1945 CPNS

1. Konstitusi yang pasal-pasalnya banyak dan sulit diubah disebut konstitusi….

A. Fleksibel
B. Rigid
C. Sementara
D. Konvensi

Jawaban: B. Rigid

Pembahasan: Konstitusi rigid (kaku) memiliki pasal yang banyak dan rinci serta prosedur perubahan yang ketat. Perubahan konstitusi rigid biasanya membutuhkan persetujuan lembaga khusus atau suara mayoritas besar. Tujuannya adalah menjaga stabilitas sistem pemerintahan agar tidak mudah diubah oleh kepentingan politik jangka pendek.

2. Dalam arti sempit, konstitusi diartikan sebagai….

A. Kumpulan adat istiadat masyarakat
B. Hukum dasar yang memuat aturan pokok negara
C. Peraturan pemerintah daerah
D. Undang-undang biasa

Jawaban: B. Hukum dasar yang memuat aturan pokok negara

Pembahasan:Dalam arti sempit, konstitusi dipahami sebagai hukum dasar negara yang berisi aturan-aturan pokok tentang pembentukan lembaga negara, pembagian kekuasaan, serta hak dan kewajiban warga negara. Pengertian ini menekankan bahwa konstitusi merupakan sumber hukum tertinggi dalam suatu negara.

3. Dalam arti luas, konstitusi mencakup….

A. Hanya Undang-Undang Dasar
B. Keseluruhan sistem aturan ketatanegaraan
C. Hukum pidana dan perdata
D. Aturan adat daerah

Jawaban: B. Keseluruhan sistem aturan ketatanegaraan

Pembahasan: Konstitusi dalam arti luas tidak hanya terbatas pada UUD, tetapi mencakup seluruh aturan yang mengatur kehidupan kenegaraan, baik yang tertulis maupun tidak tertulis. Artinya, termasuk di dalamnya undang-undang organik, peraturan lembaga negara, serta konvensi ketatanegaraan yang mengatur hubungan antar lembaga negara dan antara negara dengan warga negara.

4. Perbedaan utama antara konstitusi tertulis dan tidak tertulis terletak pada….

A. Kekuatan hukumnya
B. Bentuk perumusannya
C. Tujuan pembentukannya
D. Isi pengaturannya

Jawaban: B. Bentuk perumusannya

Pembahasan: Konstitusi tertulis dirumuskan dalam dokumen resmi negara seperti UUD, sedangkan konstitusi tidak tertulis terbentuk dari kebiasaan ketatanegaraan (konvensi). Keduanya sama-sama berfungsi sebagai aturan dasar negara, tetapi perbedaannya terletak pada cara pembentukannya.

5. Hubungan timbal balik antara lembaga negara dan warga negara merupakan bagian dari konstitusi dalam arti….

A. Sempit
B. Formal
C. Luas
D. Rigid

Jawaban: C. Luas

Pembahasan: Konstitusi dalam arti luas mencakup keseluruhan sistem aturan yang mengatur struktur negara, sistem pemerintahan, serta hubungan timbal balik antar lembaga negara dan antara negara dengan warga negara. Jadi, tidak hanya UUD, tetapi juga aturan pelaksana dan praktik ketatanegaraan lainnya.

6. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berkedudukan sebagai….

A. Peraturan pelaksana undang-undang
B. Hukum tertinggi dalam tata urutan peraturan perundang-undangan
C. Ketetapan MPR
D. Peraturan pemerintah pengganti undang-undang

Jawaban: B. Hukum tertinggi dalam tata urutan peraturan perundang-undangan

Pembahasan: UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis yang menempati posisi tertinggi dalam hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia. Semua peraturan di bawahnya, seperti undang-undang, peraturan pemerintah, hingga peraturan daerah, tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945. Kedudukan ini menjadikan UUD 1945 sebagai sumber hukum utama sekaligus pedoman penyelenggaraan negara.

7. Secara sistematika, UUD 1945 setelah amandemen terdiri atas….

A. Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan
B. Pembukaan dan Batang Tubuh
C. Pembukaan, Batang Tubuh, dan Aturan Peralihan
D. Pembukaan, Batang Tubuh, Aturan Peralihan, dan Aturan Tambahan

Jawaban: D. Pembukaan, Batang Tubuh, Aturan Peralihan, dan Aturan Tambahan

Pembahasan: Setelah amandemen, sistematika UUD 1945 tidak lagi memuat bagian Penjelasan seperti sebelum amandemen. Sekarang UUD 1945 terdiri dari:

  1. Pembukaan
  2. Batang Tubuh (pasal-pasal)
  3. Aturan Peralihan
  4. Aturan Tambahan
    Perubahan ini dilakukan untuk memperjelas kedudukan norma konstitusi dan menghindari tafsir ganda terhadap isi UUD.

8. Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang….

A. Dapat diubah dengan mudah
B. Sama dengan pasal-pasal UUD
C. Tidak dapat diubah oleh siapa pun
D. Lebih rendah dari batang tubuh

Jawaban: C. Tidak dapat diubah oleh siapa pun

Pembahasan: Pembukaan UUD 1945 memuat dasar filosofis dan tujuan negara, termasuk Pancasila. Oleh karena itu, pembukaan memiliki kedudukan yang sangat fundamental dan tidak dapat diamandemen. Jika pembukaan diubah, maka berarti mengubah jati diri negara. Inilah alasan mengapa perubahan konstitusi hanya dapat dilakukan pada batang tubuh (pasal-pasal).

9. Lembaga negara yang berwenang mengubah dan menetapkan UUD 1945 adalah….

A. Presiden
B. DPR
C. Mahkamah Konstitusi
D. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

Jawaban: D. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

Pembahasan: Menurut Pasal 3 UUD 1945 hasil amandemen, MPR memiliki wewenang untuk mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar. Namun perubahan UUD tidak dapat dilakukan sembarangan karena harus memenuhi syarat kuorum dan persetujuan minimal dua pertiga dari anggota MPR yang hadir.

10. Sumber hukum tertinggi yang menjadi dasar pembentukan seluruh peraturan di Indonesia adalah….

A. Undang-undang
B. Peraturan Pemerintah
C. UUD 1945
D. Ketetapan DPR

Jawaban: C. UUD 1945

Pembahasan: Sebagai hukum dasar tertulis, UUD 1945 menjadi sumber hukum tertinggi. Semua peraturan perundang-undangan harus berlandaskan dan tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945. Inilah prinsip supremasi konstitusi dalam negara hukum.

11. Yang termasuk hak konstitusional warga negara menurut UUD 1945 adalah….

A. Hak membuat undang-undang
B. Hak menguji UUD
C. Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak
D. Hak membentuk pemerintahan daerah

Jawaban: C. Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak

Pembahasan: Hak warga negara diatur dalam Pasal 27 sampai 34 UUD 1945. Hak memperoleh pekerjaan dan penghidupan layak tercantum dalam Pasal 27 ayat (2). Pilihan lain adalah kewenangan lembaga negara, bukan hak warga negara.

12. Perubahan UUD 1945 dilakukan sebanyak….

A. 3 kali
B. 4 kali
C. 5 kali
D. 6 kali

Jawaban: B. 4 kali

Pembahasan: Amandemen UUD 1945 dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu pada tahun 1999, 2000, 2001, dan 2002. Ini memperluas pasal dari 37 menjadi 73 pasal.

13. Ketentuan bahwa Indonesia adalah negara hukum terdapat dalam….

A. Pasal 1 ayat (3) UUD 1945
B. Pembukaan alinea kedua
C. Pasal 2 ayat (1)
D. Aturan Peralihan

Jawaban: A. Pasal 1 ayat (3) UUD 1945

Pembahasan: Pasal 1 ayat (3) menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Artinya, penyelenggaraan negara harus berdasarkan hukum, bukan kekuasaan semata.

14. Berikut ini yang merupakan wewenang Mahkamah Konstitusi, kecuali….

A. Menguji undang-undang terhadap UUD
B. Memutus sengketa kewenangan lembaga negara
C. Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pemberian grasi
D. Memutus pembubaran partai politik

Jawaban: C. Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pemberian grasi

Pembahasan: Pertimbangan pemberian grasi adalah kewenangan Mahkamah Agung, bukan Mahkamah Konstitusi. MK berwenang menguji UU, menyelesaikan sengketa kewenangan lembaga negara, memutus perselisihan hasil pemilu, dan pembubaran partai politik.

15. Perubahan kedudukan MPR setelah amandemen UUD 1945 yang paling tepat adalah….

A. Dari lembaga tinggi negara menjadi lembaga tertinggi negara
B. Dari lembaga tertinggi negara menjadi lembaga tinggi negara
C. Dari lembaga legislatif menjadi lembaga yudikatif
D. Dari lembaga pelaksana menjadi lembaga pengawas

Jawaban: B. Dari lembaga tertinggi negara menjadi lembaga tinggi negara

Pembahasan: Sebelum amandemen, MPR adalah lembaga tertinggi yang memegang kedaulatan rakyat. Setelah amandemen, konsep “lembaga tertinggi” dihapus. Semua lembaga negara menjadi sejajar (lembaga tinggi negara). Ini memperkuat prinsip checks and balances serta menghindari pemusatan kekuasaan.

16. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berkedudukan sebagai …

A. Peraturan pemerintah
B. Sumber hukum tertinggi
C. Pedoman etika bangsa
D. Keputusan presiden

Jawaban: B

Pembahasan:
UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis dan menjadi sumber hukum tertinggi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Semua peraturan perundang-undangan harus bersumber dan tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945.


17. Pembukaan UUD 1945 memiliki kedudukan yang sangat penting karena …

A. Dapat diubah oleh MPR
B. Berisi aturan teknis pemerintahan
C. Memuat cita-cita dan tujuan negara
D. Bersifat sementara

Jawaban: C

Pembahasan:
Pembukaan UUD 1945 memuat dasar filosofis negara, tujuan nasional, serta Pancasila sebagai dasar negara. Oleh karena itu, pembukaan bersifat tetap dan tidak dapat diubah.


18. Pernyataan bahwa Indonesia adalah negara hukum tercantum dalam …

A. Pasal 1 ayat (1)
B. Pasal 1 ayat (2)
C. Pasal 1 ayat (3)
D. Pasal 2 ayat (1)

Jawaban: C

Pembahasan:
Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 menyatakan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Artinya, seluruh penyelenggaraan negara harus berdasarkan hukum, bukan kekuasaan semata.


19. Lembaga yang berwenang mengubah dan menetapkan UUD adalah …

A. DPR
B. Presiden
C. Mahkamah Konstitusi
D. Majelis Permusyawaratan Rakyat

Jawaban: D

Pembahasan:
Sesuai Pasal 3 ayat (1) UUD 1945, MPR memiliki wewenang mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar.


20. Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD tercantum dalam …

A. Pasal 1 ayat (1)
B. Pasal 1 ayat (2)
C. Pasal 4 ayat (1)
D. Pasal 6 ayat (1)

Jawaban: B

Pembahasan:
Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 menegaskan prinsip kedaulatan rakyat yang pelaksanaannya diatur oleh konstitusi.


21. Tujuan negara Indonesia secara eksplisit tercantum dalam …

A. Batang tubuh UUD 1945
B. Penjelasan UUD 1945
C. Pembukaan alinea keempat
D. Pasal 27 ayat (1)

Jawaban: C

Pembahasan:
Pembukaan UUD 1945 alinea keempat memuat tujuan negara Indonesia, antara lain melindungi segenap bangsa dan memajukan kesejahteraan umum.


22. Makna penting UUD 1945 bagi kehidupan berbangsa adalah …

A. Sebagai alat kekuasaan
B. Sebagai kontrak politik sementara
C. Sebagai pedoman penyelenggaraan negara
D. Sebagai peraturan daerah tertinggi

Jawaban: C

Pembahasan:
UUD 1945 menjadi pedoman utama dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.


23. Amandemen UUD 1945 dilakukan dengan tujuan utama …

A. Mengganti dasar negara
B. Menyesuaikan dengan perkembangan zaman
C. Menghapus peran MPR
D. Mengurangi kedaulatan rakyat

Jawaban: B

Pembahasan:
Amandemen dilakukan untuk menyempurnakan UUD agar sesuai dengan dinamika demokrasi dan kebutuhan bangsa tanpa mengubah jati diri negara.


Tips Menguasai Soal TWK UUD 1945

  • Pahami makna pasal, bukan hanya hafal bunyinya
  • Pelajari hubungan antar pasal
  • Perhatikan konteks sebagai ASN
  • Latihan soal secara konsisten
  • Evaluasi kesalahan setiap latihan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *