SOAL TIU CPNS TENTANG ARITMETIKA SOSIAL YANG SERING KELUAR BESERTA PEMBAHASANNYA
Aritmetika sosial merupakan salah satu materi yang sering muncul dalam Tes Intelegensia Umum (TIU) CPNS, khususnya pada bagian kemampuan numerik. Materi ini berkaitan dengan perhitungan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, seperti untung rugi, diskon, bunga tabungan, pajak, bruto-netto-tara, hingga persentase.
Meskipun terlihat sederhana, banyak peserta CPNS yang masih kesulitan menyelesaikan soal aritmetika sosial karena kurang memahami konsep dasar dan rumus yang digunakan. Oleh karena itu, penting untuk mempelajari materi ini secara menyeluruh dan berlatih mengerjakan berbagai jenis soal yang sering keluar dalam ujian.
Artikel ini membahas konsep dasar aritmetika sosial, rumus-rumus penting, serta contoh soal TIU CPNS lengkap dengan pembahasannya.
Pengertian Aritmetika Sosial
Aritmetika sosial adalah cabang matematika yang mempelajari perhitungan yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi dan perdagangan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi yang sering muncul dalam TIU CPNS meliputi:
- Harga beli dan harga jual
- Untung dan rugi
- Diskon
- Persentase
- Bunga tunggal
- Pajak
- Bruto, netto, dan tara
Karena berhubungan dengan aktivitas sehari-hari, soal aritmetika sosial sering disajikan dalam bentuk soal cerita.
Rumus Penting Aritmetika Sosial untuk TIU CPNS
1. Untung dan Rugi
- Rumus Untung
Untung=Harga Jual−Harga Beli
- Persentase Untung
Persentase Untung=Harga BeliUntung×100%
- Rumus Rugi
Rugi=Harga Beli−Harga Jual
2. Diskon
Diskon adalah potongan harga yang diberikan penjual kepada pembeli.
- Rumus:
Diskon=Persentase Diskon×Harga Awal
- Harga setelah diskon:
Harga Awal − Diskon
3. Bunga Tunggal
- Rumus bunga tunggal:
B=100M×p×t
Keterangan:
- B = bunga
- M = modal
- p = persentase bunga
- t = waktu
4. Bruto, Netto, dan Tara
- Hubungan ketiganya:
Bruto=Netto+Tara
Keterangan:
- Bruto = berat kotor
- Netto = berat bersih
- Tara = berat kemasan
Soal TIU CPNS Aritmetika Sosial yang Sering Keluar
1. Seorang pedagang membeli sebuah tas dengan harga Rp200.000. Tas tersebut dijual kembali dengan harga Rp250.000.
Keuntungan yang diperoleh adalah …
A. Rp40.000
B. Rp45.000
C. Rp50.000
D. Rp55.000
E. Rp60.000
Jawaban
C. Rp50.000
Pembahasan
Untung = Harga Jual − Harga Beli
= 250.000 − 200.000
= Rp50.000
2. Sebuah sepeda dibeli dengan harga Rp1.500.000 dan dijual Rp1.800.000.
Persentase keuntungan adalah …
A. 15%
B. 18%
C. 20%
D. 22%
E. 25%
Jawaban
C. 20%
Pembahasan
Untung:
1.800.000 − 1.500.000
= 300.000
Persentase Untung:
300.000 ÷ 1.500.000 × 100%
= 20%
3. Seorang pedagang membeli televisi seharga Rp3.500.000 dan menjualnya Rp3.200.000.
Kerugian yang dialami adalah …
A. Rp200.000
B. Rp250.000
C. Rp300.000
D. Rp350.000
E. Rp400.000
Jawaban
C. Rp300.000
Pembahasan
Rugi:
3.500.000 − 3.200.000
= Rp300.000
4. Sebuah jaket memiliki harga Rp400.000 dan mendapatkan diskon 25%.
Harga yang harus dibayar adalah …
A. Rp280.000
B. Rp290.000
C. Rp300.000
D. Rp310.000
E. Rp320.000
Jawaban
C. Rp300.000
Pembahasan
Diskon:
25% × 400.000
= Rp100.000
Harga setelah diskon:
400.000 − 100.000
= Rp300.000
5. Harga sebuah produk Rp800.000.
Produk tersebut mendapat diskon 20%.
Harga akhir produk adalah …
A. Rp620.000
B. Rp640.000
C. Rp650.000
D. Rp660.000
E. Rp680.000
Jawaban
B. Rp640.000
Pembahasan
Diskon:
20% × 800.000
= Rp160.000
Harga akhir:
800.000 − 160.000
= Rp640.000
6. Andi menabung Rp5.000.000 dengan bunga tunggal 8% per tahun.
Bunga yang diperoleh selama 2 tahun adalah …
A. Rp700.000
B. Rp750.000
C. Rp800.000
D. Rp850.000
E. Rp900.000
Jawaban
C. Rp800.000
Pembahasan
Bunga:
5.000.000 × 8 × 2 ÷ 100
= Rp800.000
7. Sebuah karung beras memiliki bruto 52 kg dan tara 2 kg.
Netto beras tersebut adalah …
A. 48 kg
B. 49 kg
C. 50 kg
D. 51 kg
E. 54 kg
Jawaban
C. 50 kg
Pembahasan
Netto:
52 − 2
= 50 kg
8. Seseorang membeli barang seharga Rp2.000.000 dan dikenakan PPN 11%.
Total yang harus dibayar adalah …
A. Rp2.110.000
B. Rp2.200.000
C. Rp2.220.000
D. Rp2.250.000
E. Rp2.300.000
Jawaban
C. Rp2.220.000
Pembahasan
PPN:
11% × 2.000.000
= Rp220.000
Total:
2.000.000 + 220.000
= Rp2.220.000
9. Harga sebuah barang naik dari Rp120.000 menjadi Rp150.000.
Persentase kenaikannya adalah …
A. 20%
B. 25%
C. 30%
D. 35%
E. 40%
Jawaban
B. 25%
Pembahasan
Kenaikan:
150.000 − 120.000
= 30.000
Persentase:
30.000 ÷ 120.000 × 100%
= 25%
10. Harga sebuah laptop turun dari Rp10.000.000 menjadi Rp8.500.000.
Persentase penurunan harga adalah …
A. 10%
B. 12%
C. 15%
D. 18%
E. 20%
Jawaban
C. 15%
Pembahasan
Penurunan:
10.000.000 − 8.500.000
= 1.500.000
Persentase:
1.500.000 ÷ 10.000.000 × 100%
= 15%
Tips Cepat Mengerjakan Soal Aritmetika Sosial TIU CPNS
1. Hafalkan Rumus Dasar
Fokus pada:
- Untung dan rugi
- Diskon
- Persentase
- Bunga tunggal
- Bruto, netto, tara
2. Pahami Kata Kunci dalam Soal
Beberapa kata yang sering muncul:
- “Untung” → Harga jual lebih besar dari harga beli.
- “Rugi” → Harga jual lebih kecil dari harga beli.
- “Diskon” → Potongan harga.
- “PPN” → Ditambahkan ke harga barang.
3. Perhatikan Satuan dan Persentase
Kesalahan umum peserta CPNS adalah salah mengubah persen ke bentuk desimal atau pecahan.
4. Gunakan Cara Cepat
Misalnya:
- 10% dari 500.000 = 50.000
- 20% = dua kali 10%
- 25% = seperempat
5. Perbanyak Latihan Soal Cerita
Sebagian besar soal aritmetika sosial dalam TIU CPNS disajikan dalam bentuk cerita sehingga kemampuan memahami soal sangat penting.
Dapatkan lebih banyak soal dan materi TIU, TWK, TKP di Crojobs dengan Klik Disini
